True Friends!
Saturday, 3 January 2015
Add Comment
Dipagi hari, langit yang mendung menyelimuti tidurku, seolah Matahari malas untuk bersinar. Musim hujan yang membuatku terus berdiam diri didalam rumah, tidak ada yang bisaku lakukan. "Kakak!" Adikku berteriak dari lantai 1, yang menyuruhku turun untuk mengambil sarapanku. Pagi hari pukul 05.30 WIB, aku masih malas untuk meninggalkan tempat tidurku, terasa ada yang ada yang membisikan untuk tetap terlelap. Sudah 2 minggu terakhir ini aku selalu begadang, karena sekolahku sedang di renovasi dan khusus untuk kelas 10 masuk sekolah siang. Betapa malasnya diriku untuk sekolah siang, hanya ada laptop yang terus menemaniku saat diriku kesepian. Brrrtttt~. 1 Message, from Gusenda. Aku masih asyik dengan tidurku, ku abaikan suara handphone itu.
Saat pelajaran sedang berlangsung, ada seorang guru yang masuk dan memberitahu orang-orang yang bisa pindah kelas ke kelas program IPA, dalam hasil tes Psikotes saat itu. 1 Message, from Gusenda. "Lu masuk kelas MIA 3".
Aku Menengok keluar jendela, dan tersenyum.
"Cie mau masuk kelas MIA" Salah seorang teman perempuan yang menyadarkanku dalam lamunan tadi.
Aku hanya mengangguk sembari tersenyum, lalu melanjutkan pelajaran hari itu. Sebenarnya dikelas itu, diriku masih punya sedikit teman kenalan. Ada juga teman dari Sekolah Madrasahku (Baca: MTs). Bagaimana pun, mereka tetap teman gue, teman pertama gue di SMA yang pertama gue dapet.
Aku duduk sambil memperhatikan langit, seolah bulan ingin menghilang dalam ratapanku karena terhalang oleh awan hitam. Dengan kehadiran para Sahabat. Diriku senang dengan mereka yang terus membuat aku tertawa setiap hari. Gusenda. Dia adalah tetanggaku sekaligus teman main kecilku dulu. Bahkan sampai sekarang, tak pernah lupakan apa yang pernah kita lakukan, tak peduli apa kata orang yang telah mengolok-olok kami, betapa bodohnya kami. "Woy, bengong aja. Ayo futsal" Rofiq memukul bahuku, yang menyuruhku untuk cepat-cepat bersiap. "Iye, sabar napa" Jawabku becanda.
Mereka adalah teman-temanku yang hebat, bisa mengendalikan keadaan, susah & senang, kita lewati bersama.
Sahabat kalian yang pengecut
Alvein M. Kannabi
0 Response to "True Friends!"
Post a Comment